PUSDATIN

PENGELOLA DATA SIARAN

 Rohanuddin: Seni Dan Budaya Bagian dari Siaran RRI

Rohanuddin: Seni Dan Budaya Bagian dari Siaran RRI

17-Mar-2021    Bandung    Tiara Renatasia, S.Kom

KBRN, Bandung: Budaya bukan hanya kesenian tapi budaya juga adalah perilaku yang menyangkut kehidupan bangsa Indonesia yang mampu memberikan kecerdasan terhadap bangsa Indonesia. 

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) M. Rohanudin dalam sarasehan bertema Budaya untuk Bela Negara yang digelar di RRI  Bandung, Sabtu (6/3/2021).

"Pencak silat yang diekspresikan oleh Pak TB. Hasanuddin tadi  adalah kebudayaaan dan budaya yang kemudian RRI senang menyiarkan hal-hal seperti itu," terangnya. Karena itulah, kata Rohanuddin, mengapa RRI di seluruh Indonesia berjumlah 105 stasiun menyiarkan hal-hal yang bersifat keberagaman. 

"Indonesia dipisah oleh lautan tapi juga dipersatukan oleh lautan," tandasnya. Lebih jauh, dalam pembicaraannya, Rohanudin menyoroti kehidupan suku Badui.

Menurutnya, orang mengenal suku Badui kurang pendidikan, tapi kenapa suku Badui itu menjadi literasi bagi bangsa Indonesia.  "Karena mereka dalam kehidupannya itu hidup berbudaya sejak kecil," terangnya.

Tak hanya suku Badui, Rohanuddin juga menyoroti masyarakat Simeulue Aceh. Menurutnya saat terjadi gempa dan tsunami dahsyat di Aceh, tidak banyak korban tsunami dari masyarakat di sana padahal daerah tersebut dekat laut."Karena sejak budaya mereka saat kecil mereka sudah ada nyanyian-nyanyian.Mereka jadi tahu bahwa akan ada serangan paling jahat namanya gempa dan sebagainya. Sehingga pada saat akan terjadi tsunami mereka berlari ke tempat tinggi untuk menyelamatkan diri," urainya.

Kata Rohanudin, hal ini menunjukan kultur, budaya dan peradaban yang dibangun sejak muda oleh masyarakat setempat. "Hal semacam ini yang menjadi bagian dari siaran RRI diseluruh Indonesia untuk edukasi masyarakat di Indonesia," pungkasnya.

 

(KBRN/Ninding Yulius Permana)