PUSDATIN

PENGELOLA DATA SIARAN

Malam Apresiasi Puisi,

Malam Apresiasi Puisi,

12-Nov-2020    Medan    Dwi Indra Zakaria, S.Kom

Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Mohammad Rohanudin kembali menunjukkan kepiawaian dalam membaca puisi.

Kali ini, orang nomor satu di RRI itu membacakan puisi di acara malam apresiasi puisi 'Untuk Tanah Negeri Ini' yang digelar Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia di Ballroom Mahogany Aston City Hall Medan, Selasa (10/11/2020) malam. 

Direktur Utama LPP RRI, M Rohanudin membacakan puisi karyanya sendiri berjudul 'Terbunuhnya Jenderal Malaby'. 

Pembacaan puisi yang berkolaborasi dengan tarian Lena Guslina itu bercerita tentang kematian Jenderal Belanda yang tewas dalam perang Surabaya 10 November 1945. 

"Surabaya banjir darah. Surabaya seperti neraka. Jenderal Malaby terbunuh," ucap Rohanuddin.

 Acara ini juga dihadiri Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Tak hanya hadir, Meutya pun menunjukan kepiawaian dalam membacakan puisi karya Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono dengan judul "Menatap Merah Putih". Sapardi sastrawan kebanggaan Indonesia yang dikenal dengan tulisan-tulisannya yang sederhana namun mengandung makna yang sama sekali tidak sederhana.

Selain itu penyair yang juga seorang budayawan, Zawawi Imron, penyair dan pembaca puisi  Peri Sandi Huizche, serta seorang aktris sekaligus sutradara, Ken Zuraida, yang merupakan istri sastrawan legendaris Indonesia W S Rendra ikut  tampil membawakan puisi.

Masih banyak lagi tokoh sastrawan dan budayawan yang hadir untuk mengisi panggung malam Apresiasi Puisi Untuk Tanah Air Ini.

Di antaranya, Gus Nas, Ita Purnama Sari, Dwiki Darmawan, Wirja Taufan, Antonius Silalahi, dan kelompok teater, seperti Sanggar Tajuk Renggali, Teater Igro Medan dan artis bintang Radio Indonesia, Alex Baltazar dan Hasca Savira.

 

Sumber : rri.co.id