Pusat Data dan Informasi Siaran RRI -

Madiun

  Home | Hubungi Kami
    Search  
Kategori Dokumen
LEMBAGA
KERTAS
FOTO
AUDIO
VIDEO
  Info Pusdatin - RRI Madiun  
 
 
 
Menteri LHK : Pemanfaatan Lahan Hutan oleh Masyarakat Bukan Malah Merusak Hutan
(Madiun, 06/11/2017)
KBRN, Madiun : Pemerintah mensyaratkan pemanfaatan lahan kehutanan oleh masyarakat harus berkelompok dan menanam tanaman sejenis agar memiliki nilai ekonomi tinggi. Persyaratan itu mengarah pada konsep menjadikan pusat pertumbuhan desa, dan dalam pemanfaatan lahan kehutanan ini harus ada kesesuaian jenis tanaman dan tanah serta prospek pemasaran hasilnya ke depan. Demikian antara lain dikatakan Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya ketika ditmui sejumlah wartawan pada kunjungan kerja mendampingi presiden RI ke Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin 6 Nopember 2017. Dikatakannya, dalam memanfaatkan lahan kehutanan, para petani bisa menanam palawija, jagung dan empon-empon di lahan yang bero (tidak produktif) dan tidak boleh mengganggu tegakan hutan yang ada.

“Usahakan tetap ada tegakan. Tegakannya tidak boleh diganggu. Seluruh perhutani ini ada 2,4 juta. Nah kita sudah identifikasi yang bero. Bero-nya bukan sebentar lho ya, bero 5 tahun 10 tahun, itu kita identifikasi. Nah yang bero itu yang dipakai, yang bener-bener tidak produktif”, kata Menteri LHK.

Di bagian lain dikatakannya, di pulau Jawa saja sebenarnya sudah ada sekitar 5.600 kelompok tani, namun hanya 4 persen yang berhasil baik. Sementara untuk daerah Madiun, kelompok taninya sudah lebih dulu ada dan telah bekerja cukup baik. Namun demikian, peraturan presiden perlu dikoreksi atau disesuaikan, misalnya jika petani bisa mendapatkan lahan seluas 2 hektar mengapa hanya diberi setengah hektar. Demikian juga dalam pembagian hasil, jika petani bisa mendapatkan 70 persen dan perhutani 30 persen mengapa selama ini petani hanya mendapatkan 25 persen. Menteri Siti Nurbaya yakin, ke depan kebijakan itu bisa disesuaikan sehingga membangun Indonesia dari desa bisa direalisasikan. (Haryo)
 
 
 
Index
 
 
Copyright © 2011-2014, All Right Reserved