Pusat Data dan Informasi Siaran RRI -

Singaraja

  Home | Hubungi Kami
    Search  
Kategori Dokumen
LEMBAGA
PEMBERITAAN
PRO 1
PRO 2
PENGHARGAAN
ARSIP SIARAN PILIHAN
GALERI
BINTANG RADIO
  Info Pusdatin - RRI Singaraja  
 
 
 
PROFIL RRI SINGARAJA
(Singaraja, 17/10/2017)
SEJARAH SINGKAT
Diresmikannya RRI Singaraja sebagai Stasiun Relay pada tanggal 1 Mei 1957, berada di sebuah Gedung peninggalan Belanda, di Jalan Gajah Mada No. 144 Singaraja. Pada waktu itu RRI Singaraja, masih di bawah pengawasan dan tanggung jawab RRI Denpasar dengan Pimpinan Bapak R. Bambang Kartono Naftali. RRI Singaraja dibangun pada sebidang tanah seluas 19 are, dan dulunya merupakan tanah milik dari beberapa orang. Setelah itu dibeli oleh RRI melalui Otorisasi pada bulan Juli 1951 yang dilakukan oleh PU Propinsi Sunda Kecil sebesar Rp. 165.000,- uang lama.

Pada saat itu, kegiatan pemerintahan menitik beratkan dalam bidang melayani konferensi, tamu negara, wisatawan, kesenian, kebudayaan dan kepartaian yang sebagian besar berkisar di kota Denpasar, maka pembangunan Studio dititik beratkan di kota Denpasar, sedangkan tugas siaran yang berlangsung di Singaraja diusahakan oleh Studio Denpasar pada waktu tertentu.

Atas desakan masyarakat Buleleng melalui Gubernur Sarimin Reksodihardjo waktu itu, agar di Singaraja ada Studio dan melakukan siaran sendiri, maka dengan adanya tuntutan itu Gubernur menyerahkan perumahan sebagai studio dan tempat bekerja, yaitu rumah yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 144 Singaraja.
Pada tahun 1956 RRI Singaraja mendapat Otorisasi sebesar Rp. 250.000,- uang lama. Karena dengan itu tidak mungkin bisa membangun Studio, maka uang itu digunakan untuk memagari tanah yang telah dibeli, membuat rumah untuk diesel, menambah ruang belakang, membuat akustik studio, pengapuran dan membuat antena studio darurat. Bahan-bahan dan peralatan teknik studio, seluruhnya diambil dari persediaan studio Denpasar, berupa diesel 7 ˝ KVA, pemancar, versteker dan lain sebagainya,termasuk pegawai inti.

Sekitar tahun 1960, pada saat Nusa Tenggara sudah dipecah menjadi tiga yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, ada gagasan dari Pusat untuk menghapus RRI Singaraja, karena beranggapan bahwa di propinsi Bali yang tidak begitu luas, sudah cukup kalau memiliki sebuah Stasiun Radio yaitu di Denpasar, mengingat Denpasar sebagai ibu kota propinsi.
Namun gagasan pusat tersebut mendapat tantangan dari pemerintah Kabupaten Buleleng, bahkan dijadikan RRI Regional bilamana perlu sebab siaran-siaran yang dipancarkan oleh RRI Denpasar tidak dapat diterima di Singaraja. Kemudian menjelang akhir tahun 1969 timbul lagi suatu kejadian aneh dimana rasa tidak puas dilancarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Buleleng sendiri terhadap RRI dengan adanya laporan yang mengatakan bahwa RRI Singaraja tidak dapat diterima di kawasan Singaraja.
Berkat usaha Kepala Stasiun Almarhum SOERJADI HARDJOLUKITO, tantangan keras masyarakat waktu itu dapat ditanggulangi bersama sama, dengan Inspektur Teknik Nusantara II di Surabaya SOEHARJANTO, dengan mendatangkan pemancar baru yang berkekuatan 1 KW.

Perkembangan selanjutnya, RRI Singaraja harus tetap ada dan harus terus hidup, maka sebaiknyalah kalau Stasiun ini dilengkapi alat yang diperlukan, seperti alat musik dan gamelan, sehingga segala cabang seni budaya daerah yang ada serta yang perlu digali, dibina dan dikembangkan. Kini RRI Singaraja memiliki 3 Programa yaitu Programa 1 FM 97,9 MHz dan AM 1080 KHz Pusat Pemberdayaan Masyarakat, Programa 2 FM 105,4 MHz Pusat Kreatifitas Anak Muda, Programa 3 FM 96,8 MHz Pusat Siaran Berita Nasional, dalam operasionalnya telah didukung oleh peralatan pemancar yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kalibukbuk, Tamblingan dan Tejakula. Programa 1, 2 dan 3 bisa juga didengar melalui Web Streaming : www.rri singaraja.com atau rri play. Dan sekarang web RRI Singaraja sudah migrant ke www.rri.co .id.

Berdasarkan Undang Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2005, kini ditetapkan menjadi Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia. Dengan demikian maka RRI Singaraja tetap eksis dalam melayani pendengarnya dengan semboyannya “Sekali Di Udara Tetap Di Udara”

Konsep Pemasaran/ Marketing Dalam Meraih Iklan.

1. Jemput bola atau mendatangi langsung rekanan kerja.
2. Menjalin kerjasama dengan instansi lintas sektoral, lembaga terkait maupun rekanan baik di Kabupaten Buleleng maupun di luar Buleleng.
3. Memberikan Bonus atau tambahan penyiaran Spot Iklan, bagi mitra kerja yang telah lama menjalin kerjasama dengan RRI Singaraja.
4. Menyebutkan nama-nama mitra kerja dalam setiap pendukung acara atas kerjasamanya.

SDM. Kegiatan Operasional RRI Singaraja.
Kegiatan RRI Singaraja didukung sumber daya manusia seperti :
1. Kepala Stasiun 1 orang.
2. Kepala Seski/ Kasubag 5 orang.
3. Kasubsi/ Kaur 15 orang.
4. Staf PNS 39 0rang.
5. Staf PBPNS 20 orang.

ACARA UNGGULAN PRO1:
1. WARTA PAGI hasil liputan dari berbagai titik peristiwa, setiap hari pk 06.30-07.00 Wita
2. HAI BALI KENKEN, dialog interaktif yang mengangkat topik yang saat ini sedang hangat, menghadirkan nara sumber ke studio dan melibatkan pendengar, disiarkan setiap hari kecuali Minggu pk. 07.00-08.00 Wita.
3. SLJU atau Sudang Lepet Jukut Undis, sebuah acara yang bertujuan melestarikan budaya megending atau mawirama yang diambil dari kitab suci Bhagawad Githa dan Saramuscaya, dan pendengar aktif langsung datang ke studio, disiarkan setiap hari Senin-Jumat pukul 10.00-11.30 Wita.
4. Acara hiburan yang melibatkan langsung pendengar melalui ajang request spt:
a. Irama Kroncng, setiap hari Senin – Kamis, pk 12.30-13.30
b. Nyelimurang Kayun, Pop Daerah Bali, setiap hari Sabtu dan Minggu pk 12.30-13.30
c. Melody Memory dan Goyang Dangdut secara bergantian pk 15.00-17.00
d. Penglipur Sore, acara phone in program dengan sajian lagu tradisional Bali-megegitaan dan diterjemahkan oleh presenter di studio, disiarkan setiap hari pk. 16.00-17.00 wita.
e. Menjemput Impian, acara hiburan yang melibatkan pendengar setiap malam pk 22.00-23.00 wita

ACARA UNGGULAN PRO2:
1. LIMOSIN acara dengan info-info update disertai single UP (Semangat) setiap hari, pk 07.00-10.00 Wita.
2. B’SMART, acara dialog Pro2 FM dengan nara sumber dibidangnya, meliputi Pembinaan Bahasa Bali, Bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Organisasi kepemudaan dan Kesehatan disiarkan setiap hari Seni, Selasa, Rabu, dan Jumat pk 15.00-16.00 Wita.
3. GALA REQUEST, melibatkan pendengar untuk request lagu-lagu favorit, setiap hari, pk 12.30-13.30 Wita.
4. JALAN-JALAN SORE, acara yang memberikan refrensi tempat wisata, setiap hari 17.00-18.00 Wita.
5. PRO 2 INSPIRATION, Menghadirkan narasumber dari orang muda yang bisa menginspirasi anak muda lainnya, karena prestasii dan sukses yang telah dicapai, disiarkan setiap Sabtu pukul 16.00-17.00
6. SINGACOUSTIC, mengundang musisi muda berbakat untuk tampil on air di Pro2 baik menampilkan lagu karya sendiri maupun mengcover karya cipta orang lain. Disiarkan setiap hari Minggu, pukul 16.00-17.00 Wita
7. Indonesia Top 20, acara yang menampilkan 20 tembang hits yang bersaing setiap pekannya, disiarkan setiap Sabtu, pk 15.00-16.00
8. PRO2 NIGHT SONG, acara menghadirkan topik ringan dan berbeda setiap harinya, mengundang sahabat kreatif untuk berpendapat mengenai topik via SMS, telphon dan jejaring social, setiap Senin – Minggu pk 20.30-23.25 Wita

Tidak hanya berkiprah dibidang siaran ON AIR saja. RRI Singaraja juga kerap melaksanakan kegiatan OFF AIR yang melibatkan masyarakat dan pendengar setia RRI Singraja diantaranya:
1. Radio Pasar, menghibur para pedagang dan pengunjung pasar tradisional, serta menghadirkan nara sumber dari PD Pasar, Kelian Adat Desa Pekraman, Dinas Perdagangan dan Bang Rakyat Indonesia untuk mencari solusi dari masalah pasar yang tengah dihadapi dan memerlukan tindak lanjut dinas terkait.
Pasar tradisional yang telah dijajagi diantaranya, Pasar Anyar 1 Singaraja, 1 Maret 2017, Pasar Seririt 20 April, Pasar banyuasri 24 Mei 2017, Pasar Sangsit 21 Juni, Pasar Buleleng 19 Juli, Pasar Sawan 30 Agustus, Pasar Pancasari 27 September dan pasar desa Anturan 18 Oktober 2017.
2. Pro 2 Goes To School, siaran dialog luar studio bekerjasama dengan pihak sekolah, guna mengangkat potensi sekolah yang bersangkutan baik dalam bidang akademik maupun non akademik, disamping memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan bakat dan seninya lewat apresiasi seni. Sekolah yang sudah dijajagi diantaranya SMA Negeri 4 Singaraja 7 September, SMK negeri 2 Singaraja 19 September 2017, SMA Lab Undiksha 12 Oktober, dan SMK Negeri 1 Singaraja 24 Oktober 2017.
3. Radio Wisata, dialog luar studio dengan maksud dan tujuan, mempromosikan pariwisata yang ada saat ini yang perlu penanganan dan promosi yang lebih intens, dengan menghadirkan narasumber dari pengelola daerah wisata dan dinas terkait. Siaran ini disiarkan secara berjaringan se korwil Nusantara 7 Singaraja, Denpasar dan Mataram. Disiarkan minggu ke 4 setiap bulan secara bergantian langsung dari tempat wisata yang dipromosikan tersebut.
4. Lomba lagu Pop Bali yang diselenggarakan 5 Mei 2017 melibatkan penyanyi-penyanyi berbakat di Buleleng dengan tujuan untuk melestarikan lagu-lagu Pop Bali yang sangat digemari masyarakat Bali.
5. Kunjungan dan Hiburan untuk para Pengungsi Gunung Agung terutama anak-anak agar tidak trauma dari kejadian yang sedang menimpa mereka dan keluarga pengungsi yang berada di kecamatan Tejakula.
Dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan off air laiinya yang melibatkan masyarakat, seperti, Pagelaran Musik Yuk KeBuleleng 2 Maret 2017, Live Event SingAcoustic Cinta Tanah Air rangkaian Hut Kemerdekaan RI ke-72 tanggal 25 Agustus 2017, Donor Darah tanggal 6 September 2017.

Dalam menyosong Era Penyiaran Digital, ditinjau dari segi infrastruktur, disediakan atau di kondisikan secara sentral pusat Jakarta, sedangkan untuk program atau konten sudah dibentuk Tim Website yang diambil dari masing – masing seksi yang ada di RRI Singaraja. Sedangkan untuk peralatan ,seperti audio Mixing Console digital, Pemancar Digital, serta peralatan MCR yang beropasi dengan system Digital belum mendukung atau dengan kata lain RRI Singaraja belum memiliki peralatan yang memadai .
 
 
 
Index
 
 
Copyright © 2011-2014, All Right Reserved