Pusat Data dan Informasi Siaran RRI
  Home | Hubungi Kami
    Search  
Kategori Dokumen
KERTAS
FOTO
AUDIO
VIDEO
  Info Pusdatin  
 
 
 
RRI Resmikan Program Kentongan
(Jakarta, 26/09/2019)
Akhirnya, momen yang ditunggu tiba juga. Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Mohammad Rohanudin, didampingi Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo dan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI, Mistam, meluncurkan secara resmi Program Kentongan Radio Tanggap Bencana secara nasional di Hotel Marbella, kawasan wisata Anyer, Serang, Banten, Rabu (25/9/2019).

Seperti pantauan rri.co.id, Dirut RRI Rohanudin mengatakan sebelum Launching, bahwa pada saat ini Indonesia banyak dilanda berbagai bencana,baik itu gempa, tsunami, juga bencana-bencana lainnya.

"Bangsa ini berduka, tapi semua rakyat yang mendengar siaran langsung Launching Program Kentongan, saya Mohammad Rohanudin, mewakili Radio Republik Indonesia, memberikan sesuatu untuk rakyat, pada sore hari ini saya nyatakan dibuka," sebut Dirut LPP RRI M. Rohanudin sambil memukulkentongan diikuti ratusan hadirin acara Launching, Rabu (25/9/2019).

Dengan ditandai pemukulan ratusan benda kentongan, kini program luar biasa dari RRI didukung oleh BNPB, BMKG, dan semua lembaga terkait kebencanaan nasional resmi dirilis secara nasional.

Terkait penguatan edukasi tanggap bencana melalui kehadiran Program Kentongan RRI, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengutarakan, kawasan wisata pantai di Anyer, Serang, Banten, semakin aman dikunjungi. Dirinya meyakini itu karena rakyat Anyer pasti sudah semakin cerdas akan pengetahuan kebencanaan melalui edukasi-edukasi yang masif dilakukan.

"Anyer aman untuk dikunjungi. Kami juga sudah memberikan pelatihan kepada warga bahwa jika terjadi sesuatu (bencana), mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan," sebut Pandji kepada RRI, Rabu (25/9/2019).

Untuk Program Kentongan Radio Tanggap Bencanaini, RRI mengerahkan seluruh kekuatan siaran langsung sebagai Lembaga Penyiaran Publik melalui 105 Stasiun RRI seluruh Indonesia, kemudian juga disiarkan oleh 223 stasiun relay.

Menyikapi peluncuran Program Kentongan, seorang warga bernama Estiasih menyatakan sangat senang karena sudah diperhatikan oleh semua pihak. Wilayah tempat tinggalnya di kawasan Anyer memang rawan bencana yang bisa saja datang sewaktu-waktu tanpa bisa diperkirakan sebelumnya.

"Kami senang, ini bagus. Kami nantinya akan semakin tahu bagaimana cara menghadapi bencana. Selain itu bisa menjadi pembuka jalan meramaikan kunjungan turis lagi ke sini (Anyer)," kata Estiasih kepada rri.co.id.

Sementara itu, Syarif, warga setempat lebih menilai pada benda kentongan yang dijadikan nama program tanggap bencana RRI. Karena sudah dikenal sejak dahulu sebagai sebuah kearifan lokal masyarakat Indonesia, pastinya menurut Syarif akan lebih menarik perhatian masyarakat buat belajar tentang kebencanaan.

"Rakyat familiar dengan benda kentongan. Jadi ini bisa mendapat tempat di hati masyarakat dalam hal edukasi bencana alam," ungkap Syarif.

Masih berhubungan dengan Program Kentongan RRI, anggota Indonesian Escorting Ambulance (IEA) Rescue, Hagi Pratama turut mengapresiasi RRI dan semua pihak yang ikut menyukseskan peluncuran program kebencanaan bertaraf nasional ini. Hagi menyatakan ia dan rekan-rekannya dari IEA Serang, Banten, siap bekerjasama dengan RRI dan BPBD dalam penanggulangan bencana di wilayahnya.

"Kami siap bekerjasama, demi masyarakat yang cerdas akan pengetahuan bencana," ujar Hagi.

IEA sendiri merupakan organisasi relawan berisi anak-anak muda berusia 18-21 tahun, yang memutuskan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat untuk penanggulangan bencana, walaupun mereka sendiri juga bergelut dengan kegiatan masing-masing.

"Kami relawan, senjata kami sepeda motor, siap dukung Kentongan RRI," tegas Hagi.

Dalam Launching Program Kentongan RRI hari ini, turut hadir, Asisten Daerah I Pemerintah Provinsi Banten, Samsir, Kepala Diskomsantik Provinsi Banten, Komari, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) yang ada di Banten, serta undangan khusus, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo atau dikenal luas dengan Pasha 'Ungu'.

(sumber : rri.co.id)
 
 
 
Index
 
 
Copyright 2011-2014, All Right Reserved
istanbul escort eskort
escort istanbul bayan escort sirinevler escort istanbul escort halkali escort istanbul escort