Pusat Data dan Informasi Siaran RRI
  Home | Hubungi Kami
    Search  
Kategori Dokumen
KERTAS
FOTO
AUDIO
VIDEO
  Info Pusdatin  
 
 
 
TANGGAPAN MASYARAKAT
(Jakarta, 22/08/2017)
Penyelenggaraan Bintang Radio Nasional dan ASEAN 2017 di Kota Ambon, Provinsi Maluku selama sepekan (21-27 Agustus 2017) disambut positif Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maluku. Even yang merupakan kerjasama Radio Republik Indonesia (RRI) dengan Pemerintah Kota Ambon ini, dinilai Barlola, telah memberikan dampak signifikan bagi omzet perhotelan di Ambon. Saat di wawancarai usai menghadiri babak penyisihan hari pertama di gedung Teater Taman Budaya , Karang Panjang Ambon, Selasa (22/8/2017), Barlola menceritakan, sejak masih di bangku SMA ia punya mimpi, agar festival music berkelas bintang radio dapat digelar di Ambon. “Alhamdulillah, mimpi saya terwujud, bisa menyaksikan langsung Festival Bintang Radio Nasional dan ASEAN. Menurut saya ini paling spektakuler,” tandasnya.

Secara umum, dukungan PHRI untuk suksesnya Bintang Radio dibuktikan dengan pelayanan yang maksimal diberikan pihak hotel kepada semua tamu hotel yang berkunjung ke Ambon.

Fatma Bahmid, salah satu pedagang souvenir khas Ambon, menyampaikan rasa bangga kepada RRI yang telah menyelenggarakan kegiatan akbar Bintang Radio Nasional dan ASEAN di Ambon, karena berpengaruh pada jumlahpembeli. Omzetnya juga meningkat dari hari-hari sebelumnya. Kepada RRI di Jalan AM Sangadji , Kota Ambon (23/8/2017), Bahmid mengaku mengetahui even music ini ketika mendengar RRI, bahkan melalui media cetak dan online yang ia baca.
“Sejak mengetahui akan ada Bintang Radio , saya langsug menambah jumlah karyawan toko. Alhasil, mereka bisa melayani banyaknya pembeli yang datang,” terangnya.

Bintang Radio Nasional dan ASEAN sambung Bahmid, memiliki makna yang besar sebagai pemersatu anak bangsa. Kalau dapat ke depan, Bintang Radio yang digelar bisa melibatkan para pedagang untuk turut berpartisipasi langsung dalam pameran.

Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Said Renhoat kepada RRI, Rabu (23/8/2017) memuji pelaksanaan Bintang Radio Nasional dan ASEAN 2017 di Ambon. Sebagai lembaga public sudah mewujudkan hasrat masyarakat Kota Ambon, untukmenikmati musik, utamanya mendukung Pemerintah Kota Ambon, menjadikan Ambon, kota musik dunia.
“Semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi para pemusik, mengembangkan dan mempopulerkan musik Indonesia sepanjang masa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya nusantara dengan menggali keanekaragaman kesenian di semua daerah. Seyogyanya dapat menjadi referensi bagi banyak orang untuk mengangkat pamor musik Indonesia.

Kebanggaan tersendiri dirasakan Stoner Divinubun, salah satu warga Kota Ambon dengan dipilihnya Kota Ambon sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bintang Radio Nasional dan ASEAN 2017. Divinubun yang berprofesi sebagai tukang ojek ini, menyatakan sangat terkesan dengan berbagai kegiatan yang digelar jelang bintang radio. Salah satunya Pawai Budaya. Agenda ini menurutya memiliki makna persatuan dan kesatuan semua masyarakat untuk saling menghargai perbedaan. “Saat Pawai Budaya saya dan teman-teman ojek lain juga ikut berpartisipasi mengarak peserta pawai. Ini sebuah kebanggaan. Semoga Bintang Radio bisa digelar kembali di Ambon,” harapnya. ( SS)
 
 
 
Index
 
 
Copyright © 2011-2014, All Right Reserved
istanbul escort eskort
escort istanbul bayan escort sirinevler escort istanbul escort halkali escort istanbul escort