Pusat Data dan Informasi Siaran RRI
  Home | Hubungi Kami
    Search  
Kategori Dokumen
KERTAS
AUDIO
VIDEO
FOTO
  Info Pusdatin  
 
 
 
RRI Dorong Kepemilikan Single Frekuensi Network 88.8 FM
(Jakarta, 06/07/2017)
KBRN, Jakarta: Pimpinan direksi dan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia terus mendorong agar gelombang frekuensi 88,8 FM di seluruh Indonesia menjadi milik Programa 3 RRI.

“Tiga hari lalu saya ditelp oleh ahli DPR Budiman. Beliau mengatakan saya dukung Pak Rohan menjadikan 88.8 FM itu menjadi program nasional. Maka ini sedang dilakukan pertimbangan sedahsyat mungkin agar 88.8 FM menjadi milik RRI, single frekuensi network,” kata Direktur Utama LPP RRI, M Rohanudin, Rabu (5/7/2017).

Pihaknya sedang mencari alasan agar kepemilikan single frekuensi network dapat diterima oleh lembaga penyiaran swasta. Dia meminta agar seluruh pihak, pegawai RRI untuk memberikan masukan positif agar kepemilikan single frekuensi network terwujud.

“Sedang mencari alasan supaya diterima oleh pihak lembaga penyiaran swasta dan tidak menimbulkan hal lain, kritik. Saya ingin masukan mengapa RRI harus memiliki single frekuensi network. Beri masukan positif. Semua harus berfikir positif agar program bagus. Semua direksi dalam rapat mendorong arah politik siaran bagaimana program siaran dilakukan karena itu ujung dari pekerjaan. Jadi saya ingin yang bekerja di RRI Jakarta, Pro 3 RRI harus serius termasuk teman-teman di SLN (Siaran luar negeri). Hati-hati dengan program apakah di Pro3, Pro1, Pro2 dan Pro 4. Kali ini direksi bergerak,” tegasnya.

Selain itu, Programa 4 tengah disiapkan sebagai radio yang menjadi pusat pengembangan budaya lokal melalui siaran.

“Pro 4 sedang proses re-design. Awal tahun 2018, Pro 4 sudah harus mengudara dengan program re-design baru. Saya dan teman-teman direksi telah mensosialisasikan kemana-mana. Pro 4 bukan hanya milik keinginan direksi. Teman-teman Dewas berbicara tentang ke-Indonesian, visi kebangsaan . Pro 4 oleh DPR didesign sebagai radio yang mampu meletakan posisi budaya lokal yang diproduk dan dipromosikan oleh RRI,” ujarnya. (Sgd/AKS)
 
 
 
Index
 
 
Copyright © 2011-2014, All Right Reserved